Rectoverso – Dee Lestari


“Terkadang segelas coklat mahal ada di depan matamu, tapi kamu tak pernah tahu. Kamu terus menanti. Segelas air putih.”

1956274

Sahabat, usai tawa ini izinkan aku bercerita.

Telah jauh kumendaki,

Sesak udara diatas puncak khayalan,

Jangan sampai kau disana…

Telah jauh kuterjatuh,

Pedihnya luka di dasar jurang kecewa

Dan kini sampailah aku disini…

Yang cuma ingin diam, duduk ditempatku

Menanti seorang yang biasa saja

Segelas air ditangannya, kala aku terbaring sakit…

Yang sudi dekat, mendekap tanganku

Mencari teduhnya dalam mataku,

dan berbisik…

“Pandang aku, kau tak sendiri”

Telah lama kumenanti,

Satu malam sunyi untuk kuakhiri

Dan usai tangis ini,

Aku berjanji…

Untuk diam duduk ditempatku,

Menanti seorang yang biasa saja,

Segelas air ditangannya, kala aku terbaring sakit…

Menentang malam tanpa bimbang lagi,

Demi satu dewi yang lelah bermimpi,

dan berbisik…

“Selamat tidur, tak perlu lagi bermimpi bersamaku”

Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi.

Dee Lestari – Rectoverso Book

5 thoughts on “Rectoverso – Dee Lestari

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s