Pengingatan Sebuah rasa Sakit


“Bukankah manusia diberi ujian tak akan lebih dari kemampuan hambaNYA?”

My Parents

 

Setiap jatuh sakit, hati saya memberontak dengan sendirinya. Kenapa harus sakit? Aku tak boleh sakit. Siapa yang akan merawatku? Siapa yang akan menyelesaikan semua pekerjaanku? Siapa yang akan tetap tersenyum untuk adikku? Tak boleh ada yang direpotkan. Tak boleh membuat adik menjadi bingung harus berbuat apa…

“Bukankah manusia diberi ujian tak akan lebih dari kemampuan hambaNYA?”
Rasa sakit ini akan segera hilang, demam ini akan segera mereda. Semua bisa dikendalikan hanya hitungan jam. Anggap saja kau sedang jatuh terpeleset tapi bisa segera bangkit lagi dan berjalan seperti biasanya.

Tak boleh ada yang sakit, tak boleh ada yang dirawat. Tidak aku, dan tidak juga adikku. Kami akan selalu baik-baik saja. Bukankah Allah selalu menjaga kami.  Menjaga dari segala macam sakit dan marabahaya? Setiap Allah menurunkan rasa sakit pasti ada obatnya, setiap Allah menurunkan panas pasti ada yang bisa meredakannya.

Lihatlah dilangit sekarang, senyum mereka merekah lebar…

Selalu menyemangatimu dari jauh. Ingat langkahmu baru setengah jengkah, sejengkal pun belum ada. Katanya kau akan menyesul mereka di syurga? Tak boleh menyerah karena sedikit sakit yang kau rasa…

Teriring doa dari langit untukmu

“Semua orang disekelilingmu selalu menanti senyum dan semangatmu. Bukan airmata dan kegelisahannmu.

Anakku, Kau terpelih bukan untuk menjadi lemah…

Kau terpilih bukan untuk menjadi cengeng dan manja…

Kau terpilih karena Allah sangat menyayangimu, Sangat….

Kau menjadi kesayangan Allah karena sebuah keyakinan, bahwa kau akan selalu bisa melewati apapun jalan yang Allah pilihkan untukmu…

Anakku, kami disini selalu berdoa untuk kebaikanmu…

selalu menyemangati dengan senyum kami di langit…

Bangun dan segeralah membaik, kau selalu bisa menyelesaikan apa yang mestinya kau selesaikan…”

Ibu dan Ayahmu

 

2 thoughts on “Pengingatan Sebuah rasa Sakit

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s